-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wabup Kampar Tinjau Lokasi Bencana Pasca Angin Puting Beliung di Tapung.

Wednesday 8 August 2018 | Wednesday, August 08, 2018 WIB | 0 Views Last Updated 2018-08-09T10:14:46Z


Tapung, (Redaksiriau.com) - Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH di dampingi Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar Santoso tinjau lokasi dampak bencana angin puting beliung yang terjadi di desa Mukti Sari Kecamatan Tapung, Selasa(7/8).

Wakil Bupati Kampar saat dilokasi langsung mengintruksi kepada OPD terkait untuk melakukan tanggap darurat dengan cepat.

“Karena ini bencana, Kades, segera koordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, data semua kerusakan yang ditimbulkan atas kejadian bencana angin puting beliung ini sehingga dapat ditindaklanjuti, ”Kata Catur.

Wakil Bupati Kampar juga menjelaskan sementara proses bantuan dari Pemkab datang, dari BPBD akan mendirikan dapur umum dan tenda tanggap darurat bagi masyarakat.

“Tadi kades juga saya perintah untuk melakukan gotong royong untuk membangun kembali rumah-rumah dan sekolah yang terkena dampak angin puting beliung ini, ”Ucap Catur.

Wakil Bupati Kampar juga meminta kepada kades untuk membantu masyarakat membuat proposal bantuan bagi masyarakat sehingga prosesnya bisa cepat, bantuan segera disalurkan dan masyarakat tidak menunggu lama.

“Yang penting segera kita proses, berikan bantuan kepada masyarakat dan jangan sampai ditunda karena kita cukup prihatin dengan keadaan masyarakat yang harus mengungsi ke rumah tetangga karena atap rumahnya sudah tidak ada, apa lagi ada salah satu sekolah yang rusak berat sehingga proses belajar mengajar sampai ditunda atau diliburkan.”ujar Catur

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Kampar meninjau sekolah SMP N 5, rumah penduduk yang rusak berat di Desa Mukti Sari, sedangkan di desa Tri Manunggal Wakil Bupati Kampar meninjau pasar desa.

Kades Mukti Sari mengatakan sampai saat ini kita masih mengumpulkan data yang pasti berapa kerusakan yang terkena bencana angin puting beliung ini namun diperkirakan 25 unit rumah penduduk rusak berat dan 200 unit terkena dampaknya atau rusak ringan termasuk 2 sekolah.***(Asril/hms).
×
Berita Terbaru Update