Pembentukan Panitia PSU di Bukit Melintang Kembali Gagal, BPD Disoraki Otak Sepanjang "Pisau Motong"

Kuok, (Redaksiriau.com) - Rapat pembentukan panitia pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok di ...


Kuok, (Redaksiriau.com) - Rapat pembentukan panitia pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok di aula Kecamatan pada Kamis (09/1) malam kembali gagal, pasalnya setiap rapat yang diembankan oleh dinas PMD Kampar kepada BPD selalui diwarnai protes menuntut keadilan dari Masyarakat.

Dari pantauan media ini, rapat pembentukan panitia itu merupakan kegagalan yang untuk kedua kalinya, yang mana pada rapat yang diselenggarakapn pertama di aula desa Bukit Melintang. Saat rapat yang digelar di aula desa pada Rabu (8/1) siang suasana sangat tidak kondusif. Bahkan peserta rapat nyaris adu jotos karena saling mempertahankan pedapat.

Karena tidak kondusif, rapat tertunda hingga Kamis malam, kendatipun telah tertunda dan dipindahkan tempat rapat, nuansa protes semakin meningkat. Kemaren malam ratusan masyarakat Desa Bukit Melintang memadati halaman kantor camat meminta agar rapat pembentukan panitia PSU dibatalkan.

"Bubarkan rapat ini, untuk apa gunanya PSU, sementara pemilihan kepala desa sudah berakhir, dan pemenangnya sudah disaksikan masyarakat banyak, kalau tidak bisa menerima kekalahan jangan ikut mencalon," cetus salah seorang warga dari luar ruangan rapat Kamis malam itu.

"Akie sapanjang pisau motong nak jadi BPD lo di," imbuh suara lelaki dari luar ruang rapat.

Melihat dan mendengar protes masyarakat meminta keadilan dari luar aula, rapat yang dipimpin oleh ketua BPD Samir tak sanggup untuk melanjutkan rapat.

"Karena suasana tidak kondusif maka rapat kita tutup," tegas Samir sembari mengucapkan salam penutup.

Gejolak politik desa itu muncul akibat gugatan yang dilayangkan oleh paslon nomor urut 03 Zulfikri tentang kecurangan politik kepada tim Fasilitasi pilkades, sayangnya gugatan yang diajukan paslon no 3 itu tidak filengkapi dengan alat bukti yang autentik. Tanpa konfirmasi kepada calon nomor urut 1 sebagai pemenang pilkades, pemerintah lansung mengeluarkan surat perintah untuk melakukan tahapan dan penetapan PSU dengan nomor 140-XII/2019.

Pada pilkades yang berlansung pada Selasa 26 November 2019 empat kandidat bertarung untuk menjadi calon kepala desa. Pada pemilihan itu calon nomor urut 01 Muhammad Fadli berhasil memperoleh suara sebanyak 288, calon nomor urut 02 Mahizar memperoleh suara 75, nomor urut 03 Zulfikri 279 suara dan Edinur Ilham mendapat 9 suara. Karena mengalami kalah tipis, calon nomor 3 Zulfikri mengajukan gugatan kepada tim fasilitasi.

Terkait adanya surat PSU, Tim kuasa hukum Muhammad Fadli (tergugat-red) Defrizal dari kantor hukum BZ  menilai tidak sesuai dengan prosedur. Suarat bupati kampar tidak menggunakan azaz hukum praduga tak bersalah. Tanpa mengacu kepada perundang undangan, pemerintah yang berwenang seenaknya mengeluarkan surat keputusan PSU.

"Pemerintah seharusnya jernih menilai gugatan yang diajukan kandidat yang kalah, apakah gugatan itu sudah memenuhi unsur atau tidak, apakah cukup alat bukti atau tidak, itu harus dikaji dulu sebelum mengeluarkan surat PSU," ujar Defrizal saat didampingi Beni Zearalatha.

Menurut Defrizal, pengakuan termasuk alat bukti tidak lansung, dan tidak tepat disebut sebagai alat bukti, karena pada dasarnya pengakuan bukan berpungsi membuktikan tetapi membebaskan pihak lawan untuk membuktikan hal yang diakui pihak lain.

"Dalam perbub nomor 54 tahun 2019 pada bab IV pasal 57 ayat 2, disitu disebutkan penyelesaian perselisihan hasil pemilihan kepala desa oleh bupati, sebagai mana dimaksut pada ayat 1 hanya untuk perselisihan dalam proses pemilihan kepala desa yang terjadi pada hari H pemungutan suara," terangnya.

Lebih lanjut Defrizal meminta pemerintah kembali mencabut surat putusan PSU dan mengakui Muhammad Fadli sebagai pemenang pilkades Bukit Meluntang.***(Sanusi)

COMMENTS

Name

ADVERTORIAL,2,ARTIKEL,7,BATAM,11,BENGKALIS,221,BISNIS,1,COVID 19,13,DUMAI,4,DUNIA ISLAM,2,DURI,2,EKONOMI,7,FOTO,3,huk,1,HUKUM,48,INDRAGIRI HILIR,5,INTERNASIONAL,4,KALIMANTAN BARAT,1,KAMPAR,700,KANDIS,66,KESEHATAN,7,KOTA PEKANBARU,28,KREASIMU,6,KUANTAN SINGINGI,6,MUARA JAMBI,2,NASIONAL,113,OLAHRAGA,22,OPINI,3,PEKANBARU,102,PELALAWAN,6,PENDIDIKAN,25,PERAWANG,1,POLITIK,13,RIAU,79,ROKAN HILIR,3,ROKAN HULU,2,SERDANG BEDAGAI,67,SIAK,197,SUMATERA BARAT,1,SUMATERA UTARA,3,WISATA,3,
ltr
item
REDAKSIRIAU.COM: Pembentukan Panitia PSU di Bukit Melintang Kembali Gagal, BPD Disoraki Otak Sepanjang "Pisau Motong"
Pembentukan Panitia PSU di Bukit Melintang Kembali Gagal, BPD Disoraki Otak Sepanjang "Pisau Motong"
https://1.bp.blogspot.com/-lPOX2M2ixpg/Xhf7oFs7dvI/AAAAAAAAC1E/ale3-cD62tcFyzPouWJuLhWhyX9J5TJ0ACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200110-WA0028.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-lPOX2M2ixpg/Xhf7oFs7dvI/AAAAAAAAC1E/ale3-cD62tcFyzPouWJuLhWhyX9J5TJ0ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200110-WA0028.jpg
REDAKSIRIAU.COM
https://www.redaksiriau.com/2020/01/pembentukan-panitia-psu-di-bukit.html
https://www.redaksiriau.com/
https://www.redaksiriau.com/
https://www.redaksiriau.com/2020/01/pembentukan-panitia-psu-di-bukit.html
true
8391046594614306514
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy