Sejumlah Nama Elit Sinjai Ikut Terseret, Kasus di Hentikan. Ada apa dengan Panwaslu?

Sinjai, (Redaksiriau.com) - Ketua Umum Gerakan Sinjai Muda, Nurhidayatullah B. Cottong menilai salah satu dari tiga keputusan Sentra Pene...

Sinjai, (Redaksiriau.com) - Ketua Umum Gerakan Sinjai Muda, Nurhidayatullah B. Cottong menilai salah satu dari tiga keputusan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dinilai ada hal yang tidak sesuai, terkait adanya kasus Pilkada 2018 yang tidak dilanjutkan ke Rana Penyidikan, seperti informasi yang diperoleh dari konferensi pers di Kantor Panwaslu Sinjai, jalan Garuda Sinjai Utara. Senin (14/5/2018).

Ketiga kasus tersebut, yakni Laporan Program BPJS Kesehatan Gratis milik petahana SBY-AMM, temuan Money Politik Gula kemasan milik TAKBIR, dan Jam dinding bergambar Paslon SEHATI.

Menurut Hidayat sapaan akrabnya, dugaan pelanggaran dari laporan terhadap temuan money politik gula kemasan milik takbir dan jam dinding bergambar paslon sehati telah melewati tahap pembahasan kedua sebagaimana informasi yang diperolehnya.

"Dalam menerima laporan sangat jelas dalam peraturan bersama gakkumdu, bahwa ada tahapan yang mesti dilewati yaitu tahap pembahasan pertama, kajian, tahap pembahasan kedua, dan seterusnya hingga ditemukan apa ada atau tidak pidana yang bisa menjerat atas laporan itu" Kata Hidayat, rabu (16/05) sore.

Namun, berbeda dengan konteks yang terjadi pada kasus program BPJS Kesehatan Gratis milik petahana, belum sampai tahap kedua Gakkumdu sudah memberikan kesimpulan, tidak dilanjutkannya pada tahap kedua karena dianggap memiliki landasan yang kuat, yaitu Inpres No 8 Tahun 2017.

Lebih jauh Hidayat menjelaskan, seyogyanya, untuk menangani secara serius panwaslu semestinya memanggil pihak terlapor Bupati non aktif dalam hal ini Sabirin Yahya, Plt Bupati Sinjai dan Plt Sekda Sinjai, sebagaimana yang diatur dalam peraturan bersama No. 14 Tahun 2016, No. 01 Tahun 2016, Nomor 010/JA/11/2016 tentang sentra penegakan hukum terpadu pasal 17 dalam melakukan kajian pengawas pemilu dapat mengundang pelapor, terlapor, saksi, dan/atau ahli untuk dimintakan keterangan dan/atau klarifikasi, lalu keterangan tersebut nantinya dituangkan dalam berita acara.

"Jadi apa yang akan ditulis diberita acara? Kajian tanpa keterangan terlapor, begitu?  saya rasa panwaslu ini tidak serius menangani kasusnya, sebab ia belum memenuhi semua komponen yang ada dalam  peraturan itu lalu menetapkan sebuah keputusan" Ujar Hidayat.

"Jika panwaslu ingin dinilai serius menuntaskan pelanggarapan pilkada dan memperlihatkan kinerjanya kepada publik, maka ia harus mengajak Gakkumdu untuk mengusut secara tuntas tanpa banyak embel-embel" Terang Hidayat.

Ketika ditanya langkah apa yang diharapkan agar publik tidak multitafsir terhadap masalah ini, Hidayat mengungkapkan bahwa panwaslu harus memanggil Bupati non Aktif Sabirin Yahya, Plt Bupati, dan Plt Sekda serta bisa juga Ketua DPRD Sinjai karena dia yang menyetujui program tersebut.

"Kalau serius ya panggil pihak terlapor, Bupati non Aktif pak Sabirin, Plt Bupati, dan Plt Sekda dan bisa juga Ketua DPRD Sinjai memberi keterangan karena dia yang menyetujui. Kenapa? Karena publik harus tau, apa yang terjadi dibalik itu, sebab jika diliat pada PKPU Nomor 15 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan Nomor 3 tahun 2017 tentang pilkada, maka petahana berpotensi didiskualifikasi dan semua yang terlibat tidak menutup kemungkinan dapat dipidana juga" Urai aktivis muda ini.

Hidayat berharap panwaslu mampu berdiri digaris yang bijak dan komitmen dalam menjalankan tagas, wewenang dan fungsinya.

"Saya hanya mengingatkan panwaslu, jangan sampai menjilat ludah sendiri, ia pernah memberi warning bagi petahana untuk berhati-hati di bulan januari lalu perihal penerapan cakupan semesta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), apa bedanya dengan BPJS Gratis kalau landasannya terkait inpres No 8 tahun 2017. Sama-sama tentang program kesehatan kok, tapi kita liat saja gimana perkembangan selanjutnya" Tutup hidayat.

COMMENTS

Name

BENGKALIS,55,DURI,2,EKONOMI,5,HUKUM,25,INTERNASIONAL,1,KAMPAR,131,KANDIS,66,KESEHATAN,6,KOTA PEKANBARU,21,KREASIMU,1,NASIONAL,27,OLAHRAGA,20,OPINI,3,PENDIDIKAN,23,POLITIK,10,RIAU,59,ROKAN HILIR,1,WISATA,3,
ltr
item
REDAKSIRIAU.COM: Sejumlah Nama Elit Sinjai Ikut Terseret, Kasus di Hentikan. Ada apa dengan Panwaslu?
Sejumlah Nama Elit Sinjai Ikut Terseret, Kasus di Hentikan. Ada apa dengan Panwaslu?
https://2.bp.blogspot.com/-DuS0wduyJVU/WvwTsY6p1pI/AAAAAAAAALc/o7E3pk1yUWI5J28si71VWbHpyzVAxfLxQCLcBGAs/s320/IMG-20180516-WA0029.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-DuS0wduyJVU/WvwTsY6p1pI/AAAAAAAAALc/o7E3pk1yUWI5J28si71VWbHpyzVAxfLxQCLcBGAs/s72-c/IMG-20180516-WA0029.jpg
REDAKSIRIAU.COM
http://www.redaksiriau.com/2018/05/sejumlah-nama-elit-sinjai-ikut-terseret.html
http://www.redaksiriau.com/
http://www.redaksiriau.com/
http://www.redaksiriau.com/2018/05/sejumlah-nama-elit-sinjai-ikut-terseret.html
true
8391046594614306514
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy